Kilas Pendidikan Edisi 22: Menumbuhkan Literasi Bermakna di Kota Batu II

-

Kilas Pendidikan edisi 22 ini memaparkan hasil penelitian akhir (endline) mengenai gambaran literasi dan numerasi di Kota Batu. Dengan menggunakan instrumen PEMANTIK (Pengukuran Mandiri Numerasi dan Literasi PSPK), PSPK melakukan penelitian ini sebagai bagian dari Kolaborasi Literasi Bermakna (KLB), salah satu mitra INOVASI di Jawa Timur.

Dalam penelitian akhir ini, terdapat salah satu temuan baru di mana siswa-siswa yang berasal dari sekolah dengan riwayat guru melakukan pengembangan karir di dalamnya menunjukkan capaian yang lebih tinggi. Hasil penelitian selengkapnya dapat diunduh pada file berikut:

RECENT POSTS

Kilas Kebijakan PSPK: Proses Kebijakan Blended Learning di Masa Pandemi

Unduh Kilas Kebijakan PSPK Kondisi pandemi di Indonesia mengharuskan dunia pendidikan melakukan adaptasi. Salah satunya dengan menghadirkan rencana...

Diskusi Kelompok Terpumpun: Poros Pelajar Peduli Pendidikan

Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) mengadakan kegiatan Poros Pelajar Peduli Pendidikan pada Sabtu (14/11) kemarin. Poros...

Benarkah Asesmen Nasional Tidak Punya Landasan Hukum?

Oleh Anindito Aditomo, Peneliti PSPK Kemendikbud telah meluncurkan Asesmen Nasional sebagai pengganti Ujian Nasional....

Asesmen Nasional vs. Ujian Nasional: Apa Persamaan dan Perbedaannya?

Oleh: Anindito Aditomo Mulai tahun depan, Ujian Nasional (UN) akan diganti dengan Asesmen Nasional (AN). Demikian diungkapkan Mendikbud Nadiem...

Beranda PSPK Jilid XXV: Peran Kemitraan dalam Penyusunan Kebijakan PAUD

Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) pada hari Rabu, 9 September 2020 menggelar Beranda PSPK sebuah diskusi publik yang bertujuan untuk mengkaji...